Meraih Mimpi Manis #1

4:08:00 PM


 “Pergilah dengan keyakinan menuju cita-citamu. Jalanilah hidup yang kau bayangkan.”




Administrasi Mbulet

Saya setahun ini berstatus JOBLESS. Oke jangan tanya kenapa pakai bahasa linggis, supaya terlihat keren (mau-maunya Pipit tuh).

Jadi jobless setahun? Rasanya?


NDAK ENYAK!
 

Yeah, tapi ini pilihan saya mamen. Sebetulnya emak sempat nyuruh saya kuliah, tapi saya menolak dengan garang. No way! Mak asih emak, tapi saya milih jobless aja setahun dan menunggu pendaftaran PT lagi tahun depan. Dan hip hip ayeee!! Telah datang tahun depan itu, sekarang men, sekarang.

Setelah saya menunggu di persemidian, meminta wangsit nomer togel (halah) akhirnya bulan Mei 2011 yang saya tunggu-tunggu hadir. Cukup senang dan agaknya lega, walau sebenarnya hal ini jangan terlalu dibesar-besarkan, tapi bagi saya, inilah saat!!

Belajar dari pengalaman tahun lalu, gugur di tes masuknya, saya mulai persiapan sejak setahun yang lalu, ini sangat terlihat dari kawat gigi yang saya gunakan, dan lama-lama bikin saya nggak betah, pingin cepat-cepat saya copot. Well well welleh welleh, tahun lalu saya gagal di tes kesehatan gara-gara gigi saya yang katanya tonggos, maju 3mm, bayangkan 3MM milimeter dari gigi ideal yang jadi standar patokan, oke baiklah karena itu saya gugur dan memasang kawat gigi.

Pendaftaran tahun ini dibuka pada tanggal 2-15 Mei, sekitar 2 minggu, ini lebih lama ketimbang pendaftaran tahun lalu yang hanya 4 hari saja, bayangkan 4 hari. Jangan anggap enteng, banyak persyaratan yang harus saya penuhi untuk urusan administrasi.

Persyaratan tahun ini luwih akeh timbang tahun kemarin. Yah dikarenakan saya mendaftar lewat kota lain, bukan dari tanah Jayabaya, tempat asal saya. Tapi yang paling bikin repot saya harus pindah kewarganegaraan (baca: KTP). Dari KTP Jayabaya menuju Majapahit. Setelah semua selesai saya harus mengurus surat-surat berikut ini.

1. SKCK

Untung saja di bumi Majapahit ini pengajuan SKCK tidak serumit di tanah Jayabaya, hanya perlu pergi ke RT lalu Kelurahan terus Polsek, dan terakhir Polres. Fiuuuh, ini lebih mudah ketimbang tahun lalu.

2. Surat Sehat

Sempat saya tanya pada senior harus cari surat sehat di mana? Kalau dia, tahun lalu mencarinya di pasar, ya nggak lah, ya di RSUD. Tapi setelah tanya-tanya lagi saya boleh mencarinya di puskesmas kecamatan, hah ini lebih yahut, nggak perlu ngurus administrasi di RS, tinggal taruh KTP dan di panggil oleh petugas untuk ditimbang, diukur tingginya, serta cek mata saya duitan apa keranjang, hahaha..


3. Legalisir Akte dan Ijazah

Yang ini sudah saya persiapkan sejak lama, malah sebelum pendaftaran di buka. Karena saya orang Kediri ngurus aktenya di catatan sipil Kota Kediri (jarak rumah sama Kota ±34 KM). Lalu legalisir ijazah sudah ada dari lama, bahkan saya legalisir sampai 9 lembar, xixixi..

4. Lain-lain

Tak lupa foto saya yang cantik nan imyut (alhasil itu foto ijazah saya 1 tahun lalu) dengan ukuran 4x6 serta 3x4 masing-masing sebanyak 30 lembar. Materai Rp. 6000,- sebanyak 5 lembar untuk surat pernyataan. Oh satu lagi, map plastik 3 merah dan 1 biru.
Hampir..

Tepat tanggal 5 Mei saya melancong ke bumi Majapahit untuk menaruh berkas-berkas sekaligus meminta surat pernyataan. Surat pernyataan itu sendiri terdiri dari 3, cekidot:

1. Menyatakan bahwa siap tidak kawin (what?), belum hamil dan punya anak, tidak pakai barang haram kayak kondom (ngaooong), etc.


2. Siap mengembalikan biaya pendidikan kalau saya melanggar aturan, kawin, dan manak di saat menjalani pendidikan.

3. Siap mengikuti proses pendidikan, kalau yang ini sudah siap dari dulu.
Nah setelah itu Pak Mudjoko selaku panitianya memeriksa berkas-berkas saya apa ada yang kurang lengkap.

P. Joko : “Surat ini, surat itu, bla bla bla bla..”

Saya : (menjawab dengan tenang dan percaya diri) “Ada Pak.”

P. Joko : “Legalisir ijasah 4 lembar.”

Saya : “Ini Pak.”

P. Joko : “Terus SKHUN-nya mana?”

Saya : (tangan gemetar, wajah panik, segera memeriksa map, serta sedikit komat-kamit) Ya Allah, masak saya haru balik lagi ke rumah? Jauuh ne’, mana ujan nggak ada becek, ojek hihihi.. “Bentar Pak saya ambilkan.”

Untunglah Tuhan YME menjawab doa saya, yang diminta 4 lembar legalisiran SKHUN dan Yang Kuasa memberikan saya 5 legalisiran SKHUN di dalam map saya, oh thanks God, alhamdulillah.

P. Joko : “Legalisir KTP dan surat bebas narkobanya mana?”

Saya : What the hell, kagak ada di brosur tuh, mane ade acara legalisir KTP ama surat bebas narkoba, nih pak bawa aja pipis saya, dijamin 100% halal dan bebas narkoba.

“Hah? Ng.. ng.. nggak ada Pak.”

P. Joko : “Ini saya kasih catatan apa saja yang kurang nanti kalau sudah lengkap kamu kembali lagi.

What? Kurang? Haaah.. artinya saya harus mencari lagi. Pukul 09:00 saya capcyus bersama emak melaju dengan motor “how bout you?” ke kantor kelurahan. Sialnya fotokopi KTP yang sudah saya persiapkan terlalu kecil dan tidak cukup untuk ttd-nya pak lurah dan cap kelurahan. Aaarrgh!! Akhirnya dengan modal tanya orang di manakah tempat fotokopi, saya melaju cepat, dan akhirnya dapat sete;ah mubeng-mubeng, maklumlah saya bukan orang Bumi Mojopahit.

Dapat juga legalisir KTP, saya segera ke puskesmas untuk mendapatan surat bebas narkoba, dan ternyata saudara-saudara, surat naroba itu di dapat dari polres setempat. Aaarrghhr.. koplak tenan ki! Saya akhirnya meluncur sekitar 12km menuju polres. Dan pokoknya cling jadi deh tuh surat dengan biaya 100rebor, pakai acara pipis segala. Yang paling buat saya sebal kenapa wadah air seni itu selalu kecil? Kalau cowok enak, mereka kan punya selang, terus cewek? Pikir sendiri.

Akhirnya setelah semua lengkap saya menuju ke tempat pendaftaran lagi, ditemani gemercik hujan yang membasahi kisah perjuangan ini (nyeles bu?). Kagak ngapak-ngapak deh saya basah, penting nih berkas garing-ring-ring. Langsung saja, Pak Mudjoko menyatakan berkas LENGKAP, tinggal mengisi biodata, terakhir dapat nomor. Inilah nomor keberuntungan saya.

16300002

Sedangkan tahun lalu

16060040

Tak percuma ujan-ujanan sampai basah, yang penting saya dapat nomor tes 2! Hip hip ayeee!! Hip hip ayeee!! Apalagi Pak Mudjoko bilang semoga kamu lulus diterima.

Amien, amien, amien, ya robbal alamin..

To Be Continued menuju konsul jiwa..


Baca Artikel Populer Lainnya

8 komentar

  1. hidup harus disertai semangat karena hidup itu perjuangan bukan permainan cinta. semangat!! ^^

    ReplyDelete
  2. @tante honey: makasih tante udah ngikut aminin saya. amieeenn...

    *ikut sungkem*

    @om saman: saya akan berusaha om! semgt!

    makasih atas komentarnyuaaa.. ^^

    ReplyDelete
  3. haha...
    semoga cita2nya tercapai ya..

    ReplyDelete
  4. itu smua mungkin blum waktunya.... semua indah pada waktunya... ^^

    ReplyDelete
  5. hahahhaha,,, ya ampun, perjuanganmu pit. Penuh darah dan debu air mata 9@air matanya berdebu ya :O)

    smoga sukses tahun ini yaaa,,, btw, potong rambut ya? imut nyaaaaaaaaaa^0^

    ReplyDelete
  6. ih jorong ngomong cowo kalau pipis punya selang >,<'

    ReplyDelete
  7. @mbah i-one, putra, dan uni mia: makasih atas doanya.. :))

    @rio: emang bnr kn? klo cowok punya selang?

    ReplyDelete

If you have no critics you'll likely have no succes ~Malcolm X

Parf Of


Blogger Perempuan Blogger Kekinian Warung Blogger Photobucket