Kediri Waterpark, Tak Sesuai Ekspektasi

1:59:00 PM



Selamat tahun baru 2016 kawan-kawan blog semuanya. Sudahkah anda berlibur di tahun baru? Xixixi.. Btw, di akhir tahun ini saya yang memang anak rumahan lebih memilih untuk stay at home ketika malam pergantian tahun. Selain emang malas dengan keramaian yang tiada tara dan macet yang melelahkan, saya dapat serapan kata-kata baru dari adek saya yang berkata, “Nggak ada faedahnya.”, buat malam tahun baruan.



Sebagai pengganti malam tahun baru, hari minggu kemarin, saya, adek, dan sepupu mencicipi wisata yang tergolong baru di Kediri yaitu Kediri Waterpark (KW – jelek ye singkatannye). KW terletak di Desa Pagung, Kec. Semen, Kab. Kediri. KW ini digadang-gadangkan memiliki water slide terpanjang se-Asia dan merupakan waterpark terbesar se-Jawa Timur. Dilengkapi pula dengan fasilitas wahana air dan non air, serta keindahan panorama alam di kaki Gunung Wilis. Jadi apakah KW seperti yang digadang-gadangkan? Mari kita kupas setajam clurit!

Untuk masuk ke KW ini kalian perlu merogoh kocek sebesar Rp. 70.000,- (untuk weekend dan libur hari besar). Namun pembayaran di KW ini (tidak bisa) menggunakan uang tunai, jadi jangan lupa siapkan Brizzi (uang elektroniknya Bank BRI) buat semua transaksi pembayaran yang ada di KW ini. Tiket seharga 70rb itu hanya untuk menikmati wahana air dan non air (kayaknya) soalnya tulisannya tiket terusan. Untuk fasilitas loker dan ban, kalian harus merogoh kocek lagi, untuk ban Rp. 10.000,- / ban dan loker Rp. 5.000,- / loker ditambah uang jaminan Rp. 20.000,-.



Untuk fasilitas wahana air di KW ada kolam arus, tower slide, tsunami slide, kolam plaza, kolam umum, kolam anak, dan kolam sekoci. Sebagai anak muda yang masih enerjik *halah*, kami memilih untuk mencoba wahana yang menegangkan, yaitu tower slide, dan tsunami slide. Sayangnya tsunami slide nggak dibuka, akhirnya kami main di tower slide sampe elek dan alhasil jantung kayak ketinggalan di sana, curam abis..



Jadi apakah kami puas? Sebenarnya tidak. Kekecewaan ini terjadi karena wahana yang bisa dibilang jadi daya tariknya KW yang tidak dioperasikan, selain itu wahana-wahana yang lain menurut saya tidak sesuai ekspektasi. Katakanlah kolam arus, kalau di waterpark yang emang waterpark  yang namanya kolam arus pasti bergerak karena berarus (yaiyalah keleus), namun di KW ini g ada geraknya. Diem aja ditempat. Kondisi air di kolam-kolam KW pun menurut saya mengecewakan, karena airnya keruh abis, sampai dasar kolam nggak keliatan. Mau renang aja saya mikir berkali-kali.

ini yang kefoto, kalau tahu aslinya, eeeuuuuuu.. apalagi tumpahan mie :p


Selain kekecewaan yang saya sebutkan, ada hal lebih parah dari KW, yaitu… banyaknya sampah yang berserakan di sekitar kolam. Sampah-sampah sterofoam bekas makanan atau mie seduhan. Bahkan banyak mie berserakan di sekitaran pinggiran kolam renang, kalau sekilas ngeliat kayak muntahan, eeeeerrr..

Bukannya saya menjelek-jelekkan, namun begitulah keadaan KW hari Minggu, 3 Januari 2016 kemarin. Saya mempunyai beberapa saran untuk KW :
Yang pertama, kebersihan sangatlah penting dan paling utama, karena itu sebaiknya tempat penjualan makanan seperti pupmie yang terletak di pinggir kolam renang  dipindahkan ke area food court yang memang terpisah dengan kolam renang karena terletak di gedung. Ini dilakukan supaya pengunjung tidak makan dipinggir kolam dan juga tidak membuang sampah sembarang. Tentunya disertai dengan kesadaran masyarakat bahwa membuang sampah sembarang itu sangat merugikan, baik dari segi kebersihan dan keindahan waterpark.
 Yang kedua, mungkin sebaiknya kaporit yang digunakan di kolam dikurangi atau mungkin jadwal menguras air kolam ditambah lagi dari yang mungkin seminggu sekali jadi dua kali dalam seminggu. Soalnya keruhnya itu sampai dasar kolam nggak kelihatan, dan bau kaporitnya itu menyengat.
  Yang ketiga, membuka fasilitas wahana utama. Wahana utama itu ibarat kata gula yang bikin semut tertarik untuk memakannya, kalau wahana utamanya aja ditutup, pastinya banyak pengunjung yang kecewa.

Jadi, kesimpulannya..
Plusnya
  • Kerjasama KW dengan BRI dalam penggunaan Brizzi mengajarkan dan membiasakan masyarakat untuk menggunakan uang elektronik, biar masyarakat Indonesia bisa lebih maju di era digital ini.
  • Wahana yang ada di tower slide ketje badai, bener-bener bikin jantung copot.
 Minusnya 
  • Air kolam keruh sampai nggak kelihatan dasarnya
  • Bau kaporitnya menyengat
  • Sampah berserakan di sekitar pinggiran kolam
  • Beberapa wahana utama tutup, mengurangi keseruan bermain. Jadi berasa nggak ada faedahnya udah ngeluarin 70rb atas semua minusnya ini

Balik lagi kesana? Kayaknya kalau pakai duit sendiri nggak deh, mending saya ke kolam renang Surowono deket rumah yang air kolamnya dari sumber, jadi nggak pakai kaporit. Semoga bermanfaat buat kalian yang lagi di Kediri dan menjadikan Kediri Waterpark sebagai destinasi wisata. Selamat Tahun Baru 2016.


Baca Artikel Populer Lainnya

6 komentar

  1. kalo kolem renang airnya keruh biasanya ngerusak rambut dan buat mulihinnya makan waktu lama g cukup seminggu sih, menurut pengalaman hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener juga ya, soalnya habis nyemplung ke kolam yg keruh dan banyak kaporitnya ranbut kayak kaku dan keras gitu

      Delete
  2. Mungkin karena masih efek liburan dan banyak pengunjung kali ya kak. Di karang setra Bandung juga kalo masih tanggal-tanggal liburan ya sama, begini kotor kondisinya XD

    Kalo diliat-liat agak mirip Waterpark yang di Tasik (lupa namanya apa pokoknya belakang mall Asia Plaza, bedanya ini lebih megah. Tapi yang di Tasik kolam ombaknya difungsikan (sebelum difungsikan sih ada pemberitahuan dulu. Dan cuma difungsikan sekitar 2-3 jam sekali)

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga gitu ya, tapi g baik juga kalau kebiasaan jelek ini dibiarin tiap tahunnya, bisa berubah jadi budaya, nggak tahun baru, nggak nyampah..

      Delete
  3. Kurang bagus waterpark antara lain tidak ada filter air, ban udara terbatas sekali,tidak ada gelombang buatan jadi menurut saya kurang di rekomendasikan jadi mendingan ke waterboom mahal sedikit tapi puas dengan pelayanan.

    ReplyDelete
  4. bagus ulasannya..
    benar-benar setajam clurit.. hehehehe
    salam kenal

    ReplyDelete

If you have no critics you'll likely have no succes ~Malcolm X

Parf Of


Blogger Perempuan Blogger Kekinian Warung Blogger Photobucket