[Review] You Who Came From The Star Ep.12

10:42:00 PM



Udara malam yang dingin mengantarkan Min Joon pada sebuah jalanan sepi, jalanan tempatnya melihat masa depan akan seseorang yang tergeletak dan flashdisk milik Yoo Ra diambil oleh seseorang. Ketika ia melangkah maju menuju jalan, lampu mobil menerangi matanya dan terus berjalan menghampirinya, Min Joon menyadari, pasti inilah bayangan masa depannya itu, mencoba menghindar dengan penghentian waktu, sayang Min Joon  gagal, dan ia tertabrak oleh mobil milik anak buah Jae Kyung. Bayangan masa depannya itu ternyata dirinya sendiri, dan betul, flashdisk milik Yoo Ra sebagai salah satu bukti atas kejahatan Jae Kyung telah terambil kembali.


Malam semakin larut, Min Joon masih tergeletak di jalanan sepi, salju turun deras cukup lama ditandai dengan mulai membekunya darah yang keluar dari kepala Min Joon. Saat itu tibalah pengendara mobil yang mengetahui Min Joon.
Wanita : "Aku bilang itu ada seseorang, pasti tabrak lari!"
Pria : "911? Ada seorang pria kecelakaan, aku pikir itu kecelakaan mobil."
Dengan cepat ambulan datang atas pertolongan pengendara mobil tersebut, namun sayang Min Joon lenyap dari hadapan mereka seketika. ~daebak! masih bisa teleport!



Satu jam sebelumnya dimana Se Mi datang menemui Song Yi untuk memberitahunya siapakah pria 12 tahun lalu yang telah menyelamatkan nyawa Song Yi, membuat Song Yi tak yakin dan semakin percaya bahwa Se Mi mencoba membohongi dan menjerumuskannya pada perangkapnya. Song Yi dengan nada datar mengatakan, "Satu yang aku tahu dengan pasti, kau menyukai Hwi Kyung, sejak kapa?"
Se Mi : "Ya, aku menyukainya sejak dia menyukaimu."
Song Yi : "Aku mengerti, kau pasti membenciku. Aku akhirnya mengerti. Apa itu sebabnya kalau kau bilang kau tahu siapa laki-laki 12 tahun lalu? Aku tidak akan bertanya siapa dia dan bagaimana kau tahu. Jangan katakan padaku seberapa tahunya kau ingin memberi tahuku. Bagaimana bisa aku mempercayaimu? Kita sudah berteman selama 15 tahun. Tapi kau tak pernah jujur padaku.
Se Mi : "Cheon Song Yi!"
Song Yi : "Ya, Yoo Se Mi! Bagaimana kau menyukai Hwi Kyung, dan bagaimana kau menemukan lelaki itu agar menjauh, aku mengerti segalanya. Aku kasihan padamu sebagai mantan temanmu."
Se Mi : "Tidakkah kau takut?"
Song Yi : "Itu percuma, karena pria 12 tahun lalu tidak penting lagi bagiku. Ya, aku penasaran, karena dia yang menyelamatkanku di malam ayahku pergi. Tapi aku bukan gadis kecil yang menangisi ayahku. Jadi jangan coba-coba mengejutkanku atau melibatkan orang lain dan membuatnya aneh. Jika aku harus mengenalinya, aku akan mengenalinya sendiri!" ~gile kata-kata Song Yi!


Song Yi pergi meninggalkan Se Mi sendiri, di dalam kamar, Song Yi langsung teringat Min Joon dan mencoba meneleponnya beberapa kali, namun sayang tak ada jawaban (Song Yi kita nggak tahu keadaan Min Joon, hiks!). Gagal dengan telepon, Song Yi mencoba menghubungi melalui line --eeeaaa! ngiklan-- Aku ingin memberitahumu sesuatu, hubungi aku. Adegan konyol terjadi ketika adik Song Yi datang dan menerima telepon tapi di reject-nya, pesan masuk tak dihiraukannya. Panas dengan kelakuan adiknya, Song Yi marah dan memukul si adik dengan keras. ~Song Yi banget!

Song Yi tetap kepikiran, telepon nggak diangkat, line nggak dibales ~aku nggak punya pulsaaa!!. Semakin dipikirkan membuat Song Yi penasaran dan akhirnya menuju rumah Min Joon untuk menemuinya. Song Yi memencet bel beberapa kali, tak ada jawaban, sampai akhirnya ia memperhatikan gagang pintu rumah Min Joon, ada sebuah bercak darah disitu. Segera ia membuka rumah Min Joon (untung Min Joon belum ngerubah password). Song Yi masuk dan mencari di mana Min Joon dalam gelap, saat Song Yi menyalakan lampu, ia syok karena melihat Min Joon tergeletak dengan darah.


Dalam keadaan tak sadarkan diri, Min Joon bermimpi sedang berjalan di pinggir sungai sendiri. Di sebarang sungai ada suara wanita yang meneriakinya, "Do Min Joon! Do Min Joon! Do Min Joon-shi! Jangan pergi!" Saat Min Joon berbalik, itu suara Song Yi. Dengan teleport, dalam sekejap Min Joon berada di seberang sungai tempat Song Yi. Mereka bergandengan tangan dan tersenyum bahagia.


Song Yi mencoba membangunkan Min Joon dari ketidaksadarannya. Sambil menangis ia terus memanggil nama Min Joon, berharap agar pria yang dicintainya segera bangun. Min Joon dalam keadaan setengah sadar membuka matanya untuk Song Yi.
Song Yi : "Apa kau baik-baik saja? Ayo kita ke rumah sakit, aku akan.."
Min Joon : "Cheon Song Yi.. Tidak, jangan hubungi mereka. Aku tidak bisa pergi kerumah sakit. Aku tidak bisa pergi."
Song Yi : "Kenapa tidak? Kenapa tidak bisa? Kenapa? Tidak, kau akan mati. Kau.. Do Min Joon-shi! Do Min Joon-shi! Bangun! Bagaimana denganku?!?"


Pengacara Jang datang dan berterimakasih pada Song Yi karena telah menghubunginya. Apa yang dikatakan Min Joon memang benar, dia tidak bisa pergi ke rumah sakit. Pengacara Jang memperingatkan Song Yi untuk tidak terlibat lagi dengan Min Joon dikarenakan dua bulan dari sekarang Min Joon akan pergi. Terlebih lagi apabila Song Yi memiliki perasaan pada Min Joon sebaiknya menjauh darinya. Syok tentu saja, Song Yi merasa sedih dengan perkataan Pengacara Jang, ditambah kedaan Min Joon yang membuat Song Yi semakin khawatir dan ingin terus menemaninya hingga ia terbangun.


Di tempat lain, Jae Kyun dan Ibunya Song Yi sedang membahas untuk mengontrak Song Yi di agensi baru dari Group S&C, Ibu Song Yi semakin senang karena Jae Kyung akan segera mengembalikan kejayaan Song Yi setelah karirnya meredup akibat kasus kematian Han Yoo Ra, walaupun sebenarnya ini hanya rencana busuk Jae Kyung untuk mencelakai Song Yi. Saat pembicaraan berlangsung, telepon Jae Kyung berdering, dalam pembicaraannya, anak buah Jae Kyung menginformasikan tentang kejadian tabrak lari Min Joon. Dirasa lagat Jae Kyung aneh, Iu Song yi menanyakan apa ada masalah gawat? Jae Kyung menjawab bahwa ia adalah sukarelawan di sebuah rumah penampungan hewan, di tempat tersebut ada anjing gila yang kabur, dan dengan dalih seperti itu Ibu Song Yi percaya.


Hwi Kyung terus berpikir atas rasa penasaran yang ada dibenaknya tentang Jae Kyung, kakaknya. Tak disangka disaat yang sama Jae Kyung datang dari pertemuan dengan Ibu Song Yi. Hwi Kyung berusaha mencuri dengar atas pembicaraan Jae Kyung dan anak buahnya.
Anak Buah : "USB memiliki kunci untuk menyalin. Ini tidak bisa bocor."
Jae Kyung : "Lalu bagaimana dengan Do Min Joon? Bagaimana dia? Apa kau yakin dia tidak bisa bergerak?"
Anak Buah : "Aku sudah diberitahu bahwa ia jatuh dan tidak sadar. Tapi dia menghilang saat ambulans datang."
Jae Kyung : "Kau bisa pergi."
Hwi Kyung mendengarkannya dan sadar harus segera bersembunyi untuk menghindari Jae Kyung. Jae Kyung merasa ada yang mencurigakan, ia pun menghampiri tempat Hwi Kyung bersembunyi. Hampir ketahuan, tapi untung saja, orang tua mereka datang dan mengalihkan perhatian Jae Kyung pada Hwi Kyung.

Do Min Joon masih belum sadarkan diri. Pengacara Jang menghampirinya dan berkata, "Apa kau mimpi indah?". Pengacara Jang pun mematikan lampu kamar Min Joon dan membiarkannya bermimpi indah, mimpi yang benar-benar indah untuknya, "Aku bermimpi indah.."


Sebuah kecupan manis di pipi Min Joon oleh Song Yi, "Bangunlah.." kata Song Yi lembut pada Min Joon. Min Joon membuka matanya dan tersenyum melihat Song Yi. Bukannya bangun, Min Joon malah membalikkan badan melanjutkan tidurnya, Song Yi yang kesal menggelitik Min Joon, dan meraka berpelukan (damn! ini best part episode 12! :D). Pagi itu Song Yi menyiapkan sarapan untuk Min Joon dan entah kenapa Min Joon terus mengawasi Song Yi, merasa risih dengan perlakuan Min Joon, Song Yi menyuruhnya duduk, tapi tak dihiraukan oleh Min Joon. Saat Song Yi mengambil mangkok (bersejarah) di rak, mangkok itu hampir jatuh dan pecah, tapi (untungnya) selamat karena Min Joon. Min Joon pun menawarkan diri, "Bisakah aku memasak?", Song Yi dengan tegas menolaknya, karena ia sangat ingin memasak dan menggunakan celemek (wkakakaka, inget ep. 8 pas Song Yi mecahin keramik-keramiknya Min Joon, padahal itu keramik bersejarah jaman Joseon :D). Song Yi merebahkan kepalanya dipangkuan Min Joon sambil menonton TV. Acara home shopping benar-benar membuat tangan Song Yi gatal untuk memesan teflon yang sedang promo itu, tapi Min Joon melarangnya karena hal tersebut hanya penipuan.


Kehidupan Min Joon terasa sempurna ketika ia menghabiskan waktunya bersama Song Yi, hingga saat malam tiba.
Song Yi : "Kau ingin makan es krim dalam perjalanan pulang?"
Min Joon : "Kau akan gemuk."
Song Yi : "Aku gemuk? Lemak? Jujurlah! Aku gemuk?"
Min Joon : "Kau sedang hamil. Tentu saja berat badanmu bertambah."
Song Yi : "Ah, aku berantakan."
Min Joon : "Tidak. Kau lebih cantik sekarang."


Malam yang indah bagi Min Joon karena Song Yi berada didekapannya, tidur sambil memeluk Song Yi dengan lembut, namun sayang itu hanya mimpi, "Dan aku sadar. Mimpi yang indah hanya membuatku sedih setelah aku bangun. Aku seharusnya tidak memimpikan itu sebelumnya."


Hwi Kyung datang ke apartemen Song Yi, dan menemukan Song Yi tertidur di depan rumah Min Joon. Mengetahui bahwa memang terjadi sesuatu dari Min Joon, Hwi Kyung tetap menutupinya dari Song Yi, dan mengajaknya masuk ke dalam rumah. Beberapa saat kemudian Ibu Song Yi datang dengan sumringah. Ia meminta Song Yi untuk segera menandatangi kontrak barunya dengan Jae Kyung. Song Yi menolak, Ibu Song Yi meminta Hwi Kyung untuk membujuk Song Yi agar mau, namun Hwi Kyung yang curiga atas maksud dari Jae Kyung, mencoba menghindarkan Song Yi dari bahaya.


Detektif atas kasus kematian Han Yoo Ra datang ke rumah Min Joon. Pengacara Jang menanyakan keperluannya, dan mengatakan bahwa kondisi Min Joon saat ini tidak memungkinkan untuk menjawab pertanyaan atas rentetan kasus kematian Han Yoo Ra. Detektif berusaha keras, namun hal ini semakin menimbulkan kecurigaan pada Pengacara Jang bahwa Min Joon sedang disudutkan sebagai tersangka. Tak terima atas perlakuan itu, Pengacara Jang mengusir detektif tersebut dan mengatakan bila ia membutuhkan sesuatu hubungi saja aku, karena aku pengacara Min Joon.


Tak cukup disitu detektif menemui Song Yi dan bertanya tentang Min Joon dan Han Yoo Ra, saat pertanyaan yang menyudutkan Min Joon, Song Yi dengan tegas memberitahukan bahwa Min Joon tak terlibat dalam kasus ini. Pertanyaan lain mengarah pada lelaki yang sedang dekat dengan Han Yoo Ra, apakah Song Yi tahu? Ya, begitulah Song Yi menjawab bahwa iya tahu siapa laki-laki yang sedang dekat dengan Yoo Ra. Laki-laki itu adalah salah satu pewaris Group S&C.



Hwi Kyung terus mencari tahu tentang kakaknya. Diam-diam ia masuk ke kamar Jae Kyung dan memeriksa HPnya. Hwi Kyung mendapatkan sebuah nomor yang dulu pernah menghubungi Jae Kyung, yaitu K. Segera Hwi Kyung mencatat nomor tersebut, sampai-sampai HP Jae Kyung terjatuh berantakan dan membuat Hwi Kyung kelabakan, dengan cepat ia membereskannya. Jae Kyung datang ( untung udah beres!), dan menyakan ada keperluan apa Hwi Kyung datang ke kamarnya? Hwi Kyung hanya menjawab bahwa ia sudah tahu kalau Jae Kyung ingin membuat agensi untuk Song Yi, tapi sayang Song Yi tidak suka dengan hal-hal semacam itu. Jae Kyung berharap agar Hwi Kyung bisa membujuk Song Yi, tapi Hwi Kyung beralasan bahwa Song Yi adalah orang yang keras kepala. Segera setelah itu, Hwi Kyung menghubungi nomor K, dan tersambung pada Lembaga Mental Haneul. Syok tapi Hwi Kyung tetap kekeh bertanya apakah ada pasien yang bernama Yang Min Joon di sana, namun jawaban petugas tersebut tidak ada.


Do Min Joon akhirnya sadar. Pengacara Jang segera menanyakan apa yang terjadi sebenarnya. Min Joon memberitahukan bahwa ada sebuah mobil yang menabraknya. Merasa aneh, Pengacara Jang bertanya kenapa kau tak menghentikannya. Min Joon hanya mampu menjawab tidak tahu, dan merasa dirinya sedang tidak berdaya saat ini, seolah-olah tak bisa mengendalikan kekuatannya. Pengacara Jang kembali mengajukan pertanyaan, apakah ini berhubungan dengan kondisi dingin yang Min Joon rasakan? Min Joon menjawab mungkin saja, mungkin juga ini berhubungan dengan keberangkatannya yang segera tiba.


Song Yi yang penasaran dengan keadaan Min Joon mencoba menguping dari pintu depan. Tak disangka Pengacara Jang keluar dan bertanya apa yang dilakukan Song Yi? Song Yi bertanya bagaimana keadaan Min Joon. Pengacara Jang memberitahukan bahwa Min Joon sudah lebih baik, tapi sebaiknya tidak perlu mengkhawatirkan Min Joon karena setelah ini apartemen milik Min Joon akan dijual oleh Pengacara Jang. Merasa syok, Song Yi mencoba masuk ke rumah Min Joon, sayangnya password telah diganti.



Song Yi terlihat sedih, namun ia mencoba sekali lagi dengan memencet bel rumah Min Joon. Namun tak ada jawaban. Di dalam, Min Joon memandangi Song Yi dari CCTV dengan sedih, "Do Min Joon-Shi, apa kau melihat? Apa kau baik-baik saja? Apa kau benar baik-baik saja? Aku punya banyak pertanyaan tapi aku tak ingin tahu lagi. Kau sadar dan kau sekarang bangun, itu sudah cukup baik bagiku. Aku merindukanmu."


Jaksa yang menjadi korban Jae Kyung telah sadar dan memutuskan untuk segera keluar dari rumah sakit karena rekan detektifnya menemukan petunjuk baru siapa pacar Han Yoo Ra. Ibu Jaksa yang khawatir tak bisa menghentikan anaknya untuk beristirahat. Ia menanyakan alasannya pada detektif, kenapa anaknya ingin segera bekerja kembali? Detektif hanya mengatakan anakmu terlalu bersemangat atas pekerjaannya. Kekhawatiran ibu jaksa yang juga merupakan ibu Se Mi membawanya untuk memberi tahukan Se Mi, mungkin saja kasus ini apabila selesai karir Song Yi bisa kembali, lalu bagaimana dengan Se Mi?


Kembali ke apartemen Song Yi, seorang makelar sedang menawarkan apartemen milik Min Joon kepada salah satu calon pembeli. Song Yi yang mengetahui itu segera menghalanginya dengan membuat isu-isu seperti apartemen ini sangat jelek peruntungannya. Semenjak Song Yi pindah di sana karirnya hancur dan keadaannya sakit-sakitan (wkakakaka, segitunya pingin Min Joon nggak pindah). Bok Ja mengunjungi Song Yi di rumahnya. Bertukar pikiran atas perasaan Song Yi terhadap seseorang yang tidak diketahui Bok Ja. Bok Ja penasaran tapi Song Yi tak ingin memberi tahunya. ~setelah itu ada adegan lucu, tapi kalau diceritain nggak seru, soalnya perlu ekspresi dan back sound yang mendukung, maaf..


Di S&C, Jae Kyung sedang diinterogasi oleh jaksa dan detektif tentang hubungannya dengan Han Yoo Ra, namun seperti yang kita tahu, Jae Kyung bersilat lidah tak mengakuinya. Pada saat itu Jae Kyung mencoba flash back bagaimana Yoo Ra mati di tangannya. Diberi obat pelumpuh syaraf, Han Yoo Ra jatuh dari kapal pesiar dan mati tenggelam.


Adegan berlanjut setelah Jae Kyung bertemu jaksa dan detektif. Jae Kyung melakukan pertemuan dengan Min Joon sesudahnya. Di sana Min Joon ingin membuat perjanjian dengan Jae Kyung, bahwa ia akan mengakui semua perbuatan Jae Kyung sebagai perbuatannya, tapi setelah itu Min Joon meminta agar semua perbuatan Je Kyung yang berhubungan dengan Song Yi berhenti.


Disaat bersamaan, Song Yi nekad mencoba ke tempat Min Joon lewat balkon apartemen mereka. Kenekadannya ini setidaknya membawa hasil karena Min Joon meneleponnya untuk bertemu.



Song Yi sangat senang dan segera turun dari balkon untuk mempersiapkan diri bertemu Min Joon. Memilih pakaian dan berdandan cantik, ini membuat hati Song Yi berbungan-bunga. Song Yi tentu sangat cantik malam itu, tapi entah kenapa Min Joon tetap dingin terhadapnya, bagi Song Yi itu tidak masalah, karena ia sedang bahagia sekarang. Dalam perjalanan banyak hal yang dibicarkan Song Yi, dalam setiap kata-kata Song Yi sepertinya dipikirkan baik-baik oleh Min Joon, dan Min Joon mengingat kembali percakapannya dengan Pengacara Jang ketika ia terbangun dari kecelakaan.


"Kenapa? Kenapa aku harus begitu? Aku punya waktu dua bulan untuk melihatnya (Song Yi). Aku menyukainya..". Sambil menangis Min Joon mencurahkan isi hatinya pada Pengacara Jang. "Dua bulan tidak apa-apa, sebulan juga bagus. Aku hanya ingin bersamanya. Jika aku tidak bisa pergi.. dan harus mati disini seperti yang kau katakan, aku lebih suka tidak bangun dari mimpi bahagia ini. Aku ingin melakukan itu. Apa kau pikir aku tidak bisa melakukannya? Tidak bisakah aku melakukan itu?" ~segitu cintanya sama Song Yi, hiks..



Song Yi dan Min Joon sampai disebuah museum. Tempat dimana tusuk konde Yi Hwa 400 tahun yang lalu berada. Min Joon ingin memberitahukan sesuatu pada Song Yi.
Min Joon : "Aku memperingatkanmu untuk tidak percaya padaku. Aku ingin bertemu denganmu hari ini, untuk menunjukkan rahasia pria yang percayai."
Song Yi : "Kau tidak perlu memberitahuku, jika kau membuat wajah yang menyeramkan seperti itu, aku lebih suka untuk tidak mendengarnya."
Min Joon : "Bukankah kau ingin tahu siapa pria yang menyelamatkanmu 12 tahun yang lalu? Orang yang menyelamatkanmu saat itu adalah aku. Alasanku menyelamatkanmu karena kau mirip dengan gadis 400 tahun yang lalu pemilik jepit ini. Kau tampak sangat mirip dan membingungkanku."
Song Yi : "Apa yang kau bicarakan? Pemilik jepit 400 tahun yang lalu? Bagaimana kau tahu wajahnya? Kau tinggal 400 tahun yang lalu?"
Min Joon : "Ya, aku datang kesini 400 tahun yang lalu. Aku tidak bisa kembali ke planetku. Aku harus tinggal disini selama 400 tahun.
Song Yi : "Do Min Joon, ayo kita pulang, sepertinya kau belum sehat."
Song Yi berbalik, Min Joon memecahkan kaca pelindung jepit milik Yi Hwa, Song kaget dan ketakutan..

to be continued to episode 13..








Baca Artikel Populer Lainnya

4 komentar

  1. aku belon nonton nyang iniiii T_T habis baca reviewmu jadi pengen nonton >_<
    oya, follow nd komen di blogku ya, ada review tentang buku kroyokan tentang koas, kalo suka silahkan beli hoho...

    ReplyDelete
  2. jadi kangen drama ini HAHAHA
    tapi ending dari drama ini agak mbulet menurutku~ hahaha

    ReplyDelete
  3. ini nulisnya sambil nonton ato????

    promo depo 10 persen untuk pertama kali deposit

    Lewat Sini

    ReplyDelete
  4. jujur film ini seru banget deh, cuma aku kesel banget pas menuju episode terakhir, soalnya do min joon nya ngilang-ngilang..

    ReplyDelete

If you have no critics you'll likely have no succes ~Malcolm X

Parf Of


Blogger Perempuan Blogger Kekinian Warung Blogger Photobucket