PENGKHIANATAN

11:19:00 AM




“Ayah! Aku mau kita bercerai!”, deg.. hatiku berdegub kencang kala ibu melayangkan kata-kata cerai pada ayahku. Ini bercanda bukan? Disaat umurku yang bukan anak-anak lagi, disaat aku membayangkan masa-masa indah di mana nantinya pesta pernikahanku digelar sederhana, didampingi keluarga yang utuh seraya runtuh.

***


“Ibu..”, kuhampiri ibuku yang tengah menangis di dapur.
“Ibu kenapa menangis?”
Sambil mengusap air matanya, ibu tersenyum semu dihadapanku, “Nggak nduk, ibu nggak nangis kok, tadi ibu habis ngiris bawang merah, mata ibu jadi perih, tahu sendiri kan kalau ngiris bawang merah pasti bikin mata nangis.”
“Bu, jangan bohongi aku. Aku bukan anak-anak lagi bu…”, kutatap mata ibuku dalam, aku harap ibu paham maksudku.
Ibu mendekapku, menangis sejadi-jadinya. Ini sakit, ini perih. Aku mungkin belum menikah dan membina sebuah hubungan rumah tangga, namun perkara ini terjadi dalam keluargaku, akupun merasa terkhianati. Ayah yang bagiku cinta pertama, menyakiti hati ibu dan hatiku atas perselingkuhannya dengan wanita lain.

Wanita diuji ketika sang lelaki tak memiliki apapun, sedangkan lelaki diuji ketika ia memiliki segalanya.

***

Banyak perasaan sakit hati yang dirasakan seluruh manusia yang hidup di bumi, salah satunya sakit hati itu muncul ketika ada sebuah pengkhiatan. Ketika pengkhianatan itu hadir dalam sebuah ikatan sah yang telah menghadirkan buah cinta yang telah tumbuh dan menginginkan keadaan utuh dalam sebuah ikatan bernama keluarga, seakan-akan kita tak rela, ini tak adil, kenapa semua terjadi pada diri ini. Kita tak pernah tahu bagaimana roda dunia berputar, ada saatnya kita bahagia, ada saatnya kita jatuh dan sakit sesakit-sakitnya. Namun  Tuhan tahu pasti, setiap umatnya memiliki kekuatan dalam keadaan genting sekalipun untuk menghadapinya.

Pengkhianatan yang menyakiti hati tidak serta merta hanya terjadi begitu saja, semua punya makna, semua punya cerita karena kekecewaan yang timbul dari pengalaman pahit akan mendewasakan setiap pribadi yang mampu melampauinya. Siapa sangka kalau pengalaman sakit hati mampu membuat kalian bahagia dengan mendapatkan hadiah keren, penasaran? Kawan-kawan blog bisa KLIK DISINI.


Jangan bersedih, jangan berduka, dewasakan diri kita dalam bersikap. Karena seyogyanya semua pengalaman buruk adalah cambuk kehidupan agar kita semakin tak terkalahkan.

Baca Artikel Populer Lainnya

41 komentar

  1. Selingkuh,,selingan liar keluarga runtuh

    ReplyDelete
  2. Sakitnya ga kepalang ada sebuah cinta harus berakhir seperti itu hiksss

    ReplyDelete
  3. huhuuhu kirain ini cerita panjang. Ternyata sponsor buat ikutan giveaway wkwkw
    aku mau ikut, tapi ya... gakmau buka buka lama sis :')
    *kemudian nagis di pojokan*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sama, kirain cerita panjang gitu. Ternyata cuma untuk redirect. Huft.

      Delete
    2. Ciyeeee ada yg kuciwa :p

      Delete
  4. Kirain cerpen, openingnya udah nohokk, eh iklan hahahahahaha
    Kurang panjang nih iklannya eh maksudku ceritanya, apa banget gak ini ceritanya pembaca ketagihan sama iklan.

    Anyway aku ikutan juga kok heuheu tapi pit aku pengen tanya kalo gak punya ig gimana dong follownya?
    Punya sih tapi lupa pasword jadi gak bisa login hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi suka kan sama iklannya? Hahahaha :D

      Silakan ikutan aja, monggo

      Delete
  5. Aisshhh kirain ini cerita kak Pipit beneran. Ternyata sih cuma iklan pelengkap untuk mengajak blogger lain buat ikutan Giveaway Pameran Patah Hati.

    Iyaa, biar blogger yang mungkin belum tahu tipikal cerita apa yang mau ditulis, semoga makin dapat pencerahan setelah membaca iklan diatas. Ha-ha-ha

    Semoga yang ikutan GA nya rame ya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cerita aku sukses dong ya bikin kalian venasaran :p

      Delete
  6. Sakitnya tuh disini....

    Kok nelangsa ya :')

    ReplyDelete
  7. Bener banget tuh terakhirnya, mau sesakit apapun, pengalaman buruk bakal bikin kita kuat..

    ReplyDelete
  8. pit, menurutku blogmu ini fontnya terlalu kecil hehe. bisa dung font di perbesar sedikit hehe

    paling suka sama kalimat terakhir nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku g suka yg gede2, gimana dong? :p

      Delete
  9. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Kapan senangnya? Kelak, ketika sudah menjadi pribadi yang lebih dewasa \o/

    ReplyDelete
  10. lah, kirain bakal panjang muahahaha

    yang lain ceritanya soal patah hati karena asmara, ini karena keluarga. PoV-nya bagus~

    ReplyDelete
  11. Aku malah ngakak baca komen2nya,, padahal tadinya mau komen melow2 juga, haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, aku malah ketawa sama komennya mbak

      Delete
  12. Siapa sangka kalau pengalaman sakit hati mampu membuat kalian bahagia dengan mendapatkan hadiah keren

    postingannya patah disituuu wkwkwk :D
    udah melow2 pas intro eh dipatahin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang penting aku g matahin hati kamuh

      Delete
  13. Wah, intromu seolah-olah ini cerita nyata loh pit. Aku bahkan mengira kalau ini tadi adalah pengalaman pribadimu, eh ternyata cuma cerpen kan yaa.

    Harusnya sedikit bisa dibikin lebih dramatis lagi nih pit. Mungkin akan terjadi dendam kemudian saling bunuh-membunuh, atau apa gituu haha.

    Rmang paling jago lah kamu kalau masalah promosi. Bisa ajaa cerita pendek kayak gini kamu arahkan pembaca ke GA kita yaa haha. Patner paling top lah!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaelah partner gue, jangan dipanjangin, ntar jadi kayak ceritanya uttaran lagi :p

      Delete
  14. wooooaahh akuu terkejuuttt.. tadi dari mw deg deg deg jadi syuuurrr.... mantap mantap.. :D

    ReplyDelete
  15. wah ini kisah nyata ya? Sebagai anak, kita emang harus sabar sih ya...kita nggak bisa apa apa kalau udah begini, yang penting jadi anak yang berbakti aja sama orang tua dan semoga dapat hadiahnya...

    ReplyDelete
  16. Kak!!! Aku udah baper bacanya yaarabb ternyata cuman… heuheu. Btw quote endingnya luar bisa. Bikin semangat bangkit lagi :)

    ReplyDelete
  17. ini beneran atau cuman buat sekedar org'' ikutan giveaway deh?

    kayaknya semua orang setuju, kalo pengalaman itu membuat hidup kita lebih maju dari saat ini. terlebih pengalaman buruk, bakalan teringat selalu. dan smoga aja, ngga ngelakuin hal itu untuk kedua kalinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Piktif aja kok, tapi berasa nyata kan? Hahaha

      Delete
  18. Ini fiktif doang kan ya? Gue kira pengalaman pribadi..

    Mangut-mangut bentar pas baca, wanita diuji pas lelakinya ga punya apa-apa, lelaki diuji pas dia udah punya segalanya. Memang bener sih, lelaki itu bakal diuji kesetiaannya pas dia udah punya segalanya. Gue setuju kalo pengalaman buruk dijadikan sebagai cambuk kehidupan biar lebih baik lagi kedepannya.

    ReplyDelete
  19. Wah keren banget intronya. Pake picnya DotS pula. Hahaha.. keren!!

    ReplyDelete
  20. sedih banget ya ceritanya, aplagi kalau ngomongin tentang keluarga.. hiks

    ReplyDelete

If you have no critics you'll likely have no succes ~Malcolm X

Parf Of


Blogger Perempuan Blogger Kekinian Warung Blogger Photobucket